GpYlTUr6GpAlGfG0GpC7TpG8TA==

Diduga Jadi Korban VCS Pria Kenalan di Medsos, Video Remaja Ngawi Pamer Masturbasi Viral.

wartangawi.com - NGAWI,—Video pendek berdurasi 38 detik berisi seorang remaja perempuan pamer masturbasi menggunakan vibrator viral di media sosial. Diduga korban berinisial D (15) warga Kabupaten Ngawi, Jawa Timur itu nekat melakukan aksi tidak terpuji lantaran manjadi korban video call sex (VCS) atas permintaan pria yang baru dikenalnya di media sosial.

Kepala sekolah remaja perempuan korban VCS berinisial E yang dikonfirmasi membenarkan kejadian yang menimpa siswinya tersebut. Ia menduga anak didiknya menjadi korban kejahatan pria yang baru dikenalnya di aplikasi pertemanan media sosial. 

“Dia itu korban. Makanya kami lindungi dan tidak kami keluarkan,”kata E, Kamis (11/6/2026).

Kepsek E mengatakan hasil klarifikasi yang dilakukan guru kepada D menyebut korban nekat melakukan hal itu lantaran diancam seorang pria yang baru dikenalnya di media sosial. Awalnya korban berkenalan dengan pria di aplikasi pertemanan Pop Up. 

“Pria itu mengancam. Dan nomernya korban ditengarai dibajak pria tersebut,” jelas E.

Lantaran handphone korban dibajak, kata E, pria itu mengetahui nomer teman-teman korban. Diduga pria itu menyebarkan video tersebut kepada teman-teman korban.

Menurut Kepsek E, pihaknya belum mengambil langkah melaporkan kejadian yang menimpa salah satu siswinya tersebut. Saat ini pihaknya sudah meminta bantuan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana ( DP3KB) untuk mendampingi korban.

Ia menambahkan satu bulan yang lalu bersama Dinas Kominfo Kabupaten Ngawi memberikan materi keamanan bermedia sosial. Tak hanya itu, dalam satu tahun, dirinya mengundang orang tua siswa sebanyak tiga kali. Salah satu materi yang diberikan agar orang tua mengawasi anak-anaknya saat bermain smartphone.

 “Kami mendatangkan tim dari Kominfo karena melihat banyak anak-anak yang sudah aktif bermedia sosial,” jelas E.

Kepsek E berharap aparat kepolisian segera menangani kasus ini dan menangkap pelakunya. Pasalnya pelaku diduga merupakan seorang pria yang sudah dewasa.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Ngawi, dr. Nugrahaningrum  membenarnya adanya video viral yang diperankan seorang remaja asal Kabupaten Ngawi. Saat ini, timnya sudah turun untuk melakukan pendampingan terhadap remaja tersebut yang masih sekolah.

 "Tim kami sudah turun hari ini untuk melakukan pendampingan terhadap korban," jelas Nugrahaningrum. (**)

Type above and press Enter to search.