GpYlTUr6GpAlGfG0GpC7TpG8TA==

Kekeringan Semakin Meluas Di Ngawi, 21 Desa Terdampak, Ribuan Warga Menanti Air Bersih


wartangawi.com – Ngawi : Kekeringan akibat kemarau panjang berdampak pada 4.403 jiwa yang tersebar di 21 desa pada tujuh kecamatan di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Warga kesulitan mendapatkan air bersih karena sumur-sumur mulai mengering. Minggu (11/10/2026). 

Kondisi tersebut dirasakan warga Desa Cantel, Kecamatan Pitu. Salah seorang warga, Puryanto, mengatakan sumur di lingkungannya telah mengering selama sekitar satu bulan. Pasokan air PDAM juga hanya mengalir sesekali dengan debit kecil.

“Sulit sekali, apalagi kalau bantuan tidak datang. Kami harus mencari air jauh sampai ke tengah hutan. Air itu juga untuk minum dan kebutuhan ternak.” ujar Puryanto.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Ngawi, Yudha Herlambang, menyampaikan bahwa ribuan warga terdampak kekeringan akibat kemarau panjang yang menyebabkan sumur mengering.

“Hingga kini sudah ada lebih dari 4.000 jiwa yang terdampak kekeringan. Sumur-sumur warga mengering akibat kemarau panjang.” ungkap Yudha. 

Yudha menambahkan, BPBD bersama sejumlah instansi terkait terus menyalurkan bantuan air bersih setiap hari. Distribusi dilakukan dengan pembagian wilayah agar bantuan dapat menjangkau masyarakat terdampak.

“Kita droping air setiap hari, ada juga instansi lain yang turut terlibat, kita bagi agar seluruh wilayah terdampak bisa mendapat air bersih". katanya.

Meski distribusi air bersih telah dilakukan, kebutuhan air masyarakat masih menjadi perhatian selama kemarau berlangsung. Warga di wilayah terdampak berharap bantuan dapat disalurkan secara berkelanjutan dan menjangkau seluruh desa yang mengalami kesulitan air.

Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda. Karena itu, penanganan kekeringan tidak hanya membutuhkan distribusi bantuan darurat, tetapi juga upaya memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap air bersih selama musim kemarau.

Dengan ribuan warga terdampak, koordinasi antara pemerintah daerah, BPBD, dan instansi terkait menjadi penting agar kebutuhan air masyarakat Kabupaten Ngawi dapat terpenuhi.

Pewarta: Ilham

Type above and press Enter to search.